Daftar Isi

Penyebaran Email Virus di Indonesia Menurun

JAKARTA – Symantec mengungkapkan analisis terbaru tentang ancaman keamanan cyber, tren, dan pemahaman mengenai malware, spam, dan potensi keamanan lainnya. Itu semua dirangkum dalam Symantec Intelligence edisi Agustus 2012, yang menyusun analisis untuk laporan terbaru itu berdasarkan data dari Mei 2011 hingga Agustus 2012.
 
Dilansir dari keterangan resminya, Senin (1/10/2012), laporan terbaru itu menyoroti berbagai hal seperti spam, phising, malware, dan situs web berbahaya.


Diketahui, rasio global virus berasal dari email di trafik email adalah 1 dalam 233,1 email (0,4 persen) pada Agustus. Angka tersebut merupakan penurunan sebesar 0,14 persen sejak Juli lalu. Tidak jauh berbeda dengan rasio virus yang berasal dari email di trafik email Indonesia, yang juga menurun menjadi 1 dalam 609,0 email pada Agustus, dibandingkan pada Juli dengan 1 dalam 852,0.


Untuk spam, diketahui rasio global spam dalam trafik email meningkat sebesar 4,7 persen sejak Juli,  menjadi 72,3 persen. Tidak jauh berbeda dengan spam di Indonesia. Rasio spam Indonesia dalam trafik email juga meningkat sebesar 5,3 persen sejak Juli 2012, menjadi 71,9 persen.


Selain itu, dalam laporan Symantec juga disebutkan bahwa satu dari 312,9 email didentifikasi sebagai phishing dan meningkat dari 0,109 persen sejak Juli. Satu dari 233,1 email juga diketahui mengandung malware, tapi jumlahnya menurun sebesar 0,14 persen sejak Juli.


Sedangkan untuk situs berbahaya, 1 situs telah diblokir setiap hari dan mengalami penurunan 49,8 persen sejak Juli.


Laporan tersebut juga menyoroti penyebab paling umum pelanggaran data. “Hacker bertanggungjawab untuk sebagian besar pencurian identitas pada tahun ini dengan total lebih dari 88 persen,” jelas Symantec.


Secara vertikal, laporan ini mengungkapkan bahwa industri ritel merupakan sektor yang identitasnya paling banyak diekspos.


Sumber: okezone.com 
Artikel Terkait


Dengan memasukan alamat email dibawah ini, berarti anda akan dapat kiriman artikel terbaru dari Learning.com di inbox anda:


0 komentar:

Poskan Komentar