Daftar Isi

Kualitas Kerja Dikritik, Pendiri Twitter Angkat Bicara

Salah satu pendiri Twitter, Jack Dorsey, menanggapi laporan mengenai tanggungjawabnya di Twitter sejak ia kembali ke perusahaan tersebut pada Maret 2011.

Dilansir dari Mashable, Kamis (11/10/2012), laporan tersebut diterbitkan dalam profil CEO Twitter, Dick Costolo, di New York Times. Laporan itu mengatakan bahwa peran Dorsey telah berkurang setelah rekan kerjanya mengeluh kesulitan untuk bekerjasama dan karena ia juga sering mengubah pikirannya tentang arah produk. New York Times juga melaporkan, meski Dorsey masih terlibat dalam keputusan strategis sebagai ketua eksekutif, tapi tidak ada satu pun laporan langsung yang ditujukan kepadanya.

Menanggapi laporan yang memojokkannya, Dorsey pun memberikan penjelasan mengenai statusnya di Twitter. Dalam sebuah catatan yang dipublikasikan di Tumblr, Dorsey menjelaskan bahwa ketika kembali ke Twitter, dia hanya akan mengambil peran operasional sementara, itulah sebabnya tidak ada seorang pun yang memberikan laporan langsung kepadanya.

Dorsey juga mengatakan, dia kini menghabiskan sebagian waktunya di start-up-nya yang lain, yaitu sistem pembayaran mobile, Square, lalu datang ke Twitter hanya pada Selasa sore. “Ada sebuah profil di New York Times mengenai CEO Twitter, Dick Costolo, yang menyebutkan pekerjaan saya di perusahaan. Itu sebenarnya bukanlah sebuah aturan umum, jadi saya ingin mengklarifikasi beberapa poin," tulis Dorsey.

Dorsey menjelaskan, pada musim semi 2011, Costolo memintanya untuk mengambil peran operasional mengawasi produk, desain, dan merek. "Kami memindahkan semua laporan saya dibawahnya (Costolo) pada Januari tahun ini setelah kepemimpinannya kuat. Hal ini membuat saya bisa fokus memperbaiki merek dan logo kami, bekerja lebih banyak dengan Dick (Costolo) dan tim, sehingga saya memiliki waktu lebih banyak selaku CEO di Square. Sehingga saya bisa pergi ke Twitter pada Selasa sore untuk menjalankan peran operasional sementara," lanjutnya.

Menurutnya, Twitter memang belum membicarakan hal tersebut secara terbuka karena bukan merupakan informasi yang dipedulikan oleh pengguna Twitter setiap hari. Sayangnya, Dorsey tidak menanggapi klaim lain yang menyatakan kepergiannya dari Twitter pada 2008 terkait ketidakmampuannya untuk mencegah layanan tersebut dari gangguan yang kerap terjadi selama berjam-jam.
Artikel Terkait


Dengan memasukan alamat email dibawah ini, berarti anda akan dapat kiriman artikel terbaru dari Learning.com di inbox anda:


0 komentar:

Poskan Komentar