Daftar Isi

Google Cultural Institute Hidupkan Sejarah di Internet


Pengguna internet kini bisa mempelajari sekira 42 kejadian bersejarah yang penting dari beberapa abad terakhir. Kejadian-kejadian tersebut terkumpul dalam Google Cultural Institute sehingga bisa diakses dari manapun.

Dilansir dari Mashable, Kamis (11/10/2012), produk Google tersebut merupakan hasil kerjasamanya dengan sejumlah museum serta organisasi budaya. Di dalamnya, Google mengombinasikan kata-kata, testimoni video dari tangan pertama, manuskrip dan berbagai hal lain menjadi sebuah petualangan sejarah berbentuk multimedia.

"Koleksi sejarah adalah halaman terbaru dalam proyek Google Cultural Institute, mengikuti Art Project, World Wonders dan arsip Nelson Mandela," ujar Product Manager untuk Google Cultural Institute, mark Yoshitake dalam blognya.

"Kami bekerjasama dengan museum, organisasi dan arsip lain di seluruh dunia untuk membuat materi budaya serta sejarah dapat diakses secara daring. Ini sekaligus mengawetkannya untuk generasi masa depan," imbuhnya.

Dalam perilisannnya, Google Cultural Institute menyertakan sebuah kilas balik mengenai pemahkotaan Ratu Elizabeth II, hari kemerdekaan Amerika Serikat dan Holocaust.

Artikel Terkait


Dengan memasukan alamat email dibawah ini, berarti anda akan dapat kiriman artikel terbaru dari Learning.com di inbox anda:


0 komentar:

Poskan Komentar