Daftar Isi

Blokir, Cara "Tendang" Musik Ilegal di Jagat Maya


Pemblokiran (blocking) terhadap situs penyedia konten musik ilegal merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menekan angka pembajakan musik. Pemerintah dalam hal ini didesak bertindak secara nyata terhadap pelaku penyedia musik ilegal.

"Pemblokiran dapat dilakukan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) secara langsung [seperti sebagaimana dilakukan terhadap situs-situs penyedia konten yang mengandung pornografi]," kata Ketua Umum Heal Our Music Dedi Isnaeni dari rilis yang diterima Okezone, Jumat (12/10/2012).

Salah satu personel grup band Kahitna ini mejabarkan, untuk melaksanakan hal tersebut diperlukan mekanisme yang efektif – efisien, dengan tetap berada dalam koridor hukum, sehingga pemblokiran tersebut tidak melanggar hak-hak pihak yang terkait.

"Namun, yang perlu dipertimbangkan adalah jangka waktu penindakan terhadap pelanggar. Semakin lama ditindak, maka nilai kerugian yang timbul dan dirasakan industri musik akan semakin besar," paparnya.

Mekanisme yang dapat dilakukan ialah melalui mengadakan kerja sama antar lembaga pemerintah yang terkait, antara lain Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (yang berwenang dalam urusan di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif, dimana industri musik terdapat di dalamnya), Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (yang berwenang dalam bidang hukum hak atas kekayaan intelektual), dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (yang berwenang dalam bidang komunikasi dan informatika).

Sementara itu, Dirjen Aplikasi Informatika Kominfo Ashwin Sasongko mengatakan, pemblokiran situs yang menyediakan unduhan konten musik ilegal sudah berjalan melalui Dirjen Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). Berbeda dengan pemblokiran situs berisi konten pornografi, judi, dan SARA, pemblokiran situs penyedia musik ilegal harus melalui mekanisme pengaduan dari pemilik hak cipta.

"Pengaduan melalui Dirjen HAKI, begitu ada konfirmasi, langsung kami blok," tegasnya.



Sumber: okezone.com
Artikel Terkait


Dengan memasukan alamat email dibawah ini, berarti anda akan dapat kiriman artikel terbaru dari Learning.com di inbox anda:


0 komentar:

Poskan Komentar