Daftar Isi

Microsoft Buat Pelacak Trending Topic


CALIFORNIA - Microsoft meluncurkan layanan pelacak tren bernama msnNow, yang berfungsi melacak percakapan online melalui topik real-time di berbagai jejaring sosial. Penggunanya bisa melihat topik yang sedang menjadi tren, serta beberapa komentar pendek dari staff editorial MSN.

Layanan ini terutama ditujukan untuk pengguna muda yang makin terhubung ke internet melalui ponsel cerdas atau tablet. Demikian diwartakan InternationalBusinessTimes, Senin (20/2/2012).

"Kami mengambil yang paling panas, yaitu percakapan yang secara sosial menjadi tren di internet, dan membawanya ke permukaan. Ini untuk generasi muda yang tidak menghabiskan lebih dari lima sampai sepuluh menit untuk mencari informasi," kata Bob Visse, general manager dari MSN.

Layanan baru tersebut menggunakan algoritma yang dibuat oleh Microsoft untuk pencarian Facebook, Twitter, YouTube, Bing dan BreakingNews.com, serta melihat topik apa yang sedang dibagi oleh pengguna secara real-time.

Selanjutnya, sebuah tim yang terdiri dari 20 editor akan menulis ringkasan 100 kata dari cerita tersebut dan mengunggah link-nya. Dalam beberapa kasus para editor akan memperingatkan pembaca jika cerita tersebut memiliki informasi yang salah dan mereka juga akan mengedit konten yang paling mengerikan dan menyerang.

Sayangnya, meskipun cocok digunakan untuk ponsel cerdas atau tablet, layanan ini belum memiliki sebuah aplikasi untuk perangkat tersebut. Namun, pengguna masih bisa mengakses msnNOW melalui seluruh peramban mobile. Layanan tersebut juga akan memiliki alat yagn membuat pengguna bisa berbagi konten dengan Facebook, Twitter dan E-mail.

Meskipun dalam jumlah pengunjung, MSN tidak memiliki kekuatan yang sama dengan Yahoo atau Google, MSN percaya layanan barunya akan lebih efektif karena mengandalkan editor manusia untuk membuat situs yang lebih menarik ketimbang situs yang hanya memposting link ke trending topic. MSN.com sendiri masih merupakan salah satu situs internet yang sering dikunjungi, dengan sekira 520 juta pengguna di seluruh dunia.


Artikel Terkait


Dengan memasukan alamat email dibawah ini, berarti anda akan dapat kiriman artikel terbaru dari Learning.com di inbox anda:


0 komentar:

Poskan Komentar