Daftar Isi

Malware 'Hantui' Perangkat Mobile

CALIFORNIA - Malware diperangkat mobile semakin mempercepat serangannya. Hal ini disampaikan oleh Jupiter Network, perusahaan Teknologi Informasi (TI)  dan jaringan komputer.

Dalam '2011 Mobile Threats Report', Juniper melaporkan hasil penemuannya yang juga merupakan bukti dari cepatnya serangan malware pada perangkat mobile sebagai berikut:

1. Ada lebih banyak malware dibandingkan waktu sebelumnya: Ini berdasarkan sejumlah laporan yang melihat serangan malware pada perangkat mobile, terutama untuk platform Android.

2. Malware mobile semakin ‘cerdas’: Penjahat cyber terus mengasah ketrampilan malware dengan mencari cara baru untuk memanfaatkan kerentanan dan perilaku manusia. Tujuan dari penjahat cyber ini, biasanya untuk mendapatkan keuntungan di seluruh platform mobile dan perangkat yang ada.

3. Kurangnya penjagaan: Data menunjukkan adanya sebuah perubahan canggih, rumit dan serangan teknik yang mendalam untuk rencana yang mudah dan bisa memberikan keuntungan dengan lebih cepat.

Pengguna perangkat mobile biasanya mengunduh lebih banyak aplikasi dibandingkan sebelumnya, maka aplikasi itu bisa menjadi ‘aplikasi berbahaya’ bagi hacker dan cara paling popular untuk berkompromi dengan perangkat.

Dan Hoffman dari Juniper Network mengatakan, “Pertumbuhan malware mobile yang cepat dikombinasikan dengan kekhawatiran tentang gambaran perangkat yang hilang dan dicuri memperlihatkan betapa pentingnya masalah keamanan mobile.”

“Ini merupakan masalah yang mempengaruhi semua orang, bukan hanya perusahaan. Di Juniper, kami percaya membangun kepercayaan dalam mobilitas adalah sama pentingnya dengan membangun jaringan yang besar dan aplikasi yang kuat,” tambahnya.

Juniper Network Threat Center Handphone telah memriksa lebih dari 790 ribu aplikasi dan kerentanan di setiap sistem operasi utama pada perangkat mobile, untuk menginformasikan '2011 Mobile Threats Report' ini.

Artikel Terkait


Dengan memasukan alamat email dibawah ini, berarti anda akan dapat kiriman artikel terbaru dari Learning.com di inbox anda:


0 komentar:

Poskan Komentar